Seperti yang kita ketahui bahwa planet mars yaitu planet terdekat ke-4 dari Matahari. Namanya diambil dari yang kuasa perang Romawi, Mars. Planet ini sering dijuluki sebagai "planet merah" alasannya tampak dari jauh berwarna kemerah-kemerahan. Walaupun terdekat dari bumi dan aneka macam cara dijalankan untuk menguak misteri yang berada di planet tersebut, masih saja kemisteriusan planet tersebut sangat sulit untuk dikuak. Beberapa dari misteri ini berhasil dibuka oleh para andal menyerupai bukti bukti bahwa mars terdapat anutan air. Selain itu berikut kami jabarkan misteri yang menyelimuti planet mars.
Lautan Mars
Banyak misi ke Mars menemukan bukti-bukti bahwa planet tersebut pernah mempunyai kondisi cukup hangat sehingga air tidak membeku dan sanggup mengalir di permukaannya. Bukti-bukti itu antara lain berupa wilayah yang menyerupai bekas lautan, jaringan-jaringan lembah, delta-delta sungai, dan sisa-sisa mineral yang seolah terbentuk oleh air. Meski begitu, pemodelan iklim Mars belum sanggup menjelaskan bagaimana temperatur hangat itu sanggup terjadi, mengingat cahaya Matahari jauh lebih lemah dahulu. Ada dugaan, bentuk-bentuk di atas terbentuk bukan oleh air, melainkan oleh angin atau prosedur lain. Namun masih tetap ada bukti bahwa Mars pernah cukup hangat untuk mendukung keberadaan air dalam bentuk cair, setidaknya di satu daerah di permukaannya.
Asal Gas Metana Mars
Metana molekul organik paling sederhana pertama kali ditemukan di atmosfer Mars oleh wahana Mars Express milik Badan Antariksa Eropa pada tahun 2003. Di Bumi, sebagian besar gas metana di atmosfer dihasilkan oleh makhluk hidup. Gas metana diduga sudah ada di atmosfer Mars semenjak 300 tahun lalu. Artinya, apa pun sumbernya, keberadaan gas tersebut belum lama. Meski begitu, gas metana sanggup juga muncul di luar kehidupan, menyerupai contohnya dari acara vulkanik. Wahana ExoMars milik ESA yang akan diluncurkan pada 2016 bakal meneliti komposisi kimia atmosfer Mars dan mempelajari keberadaan metana di sana.
Air Mengalir Di Permukaan Mars
Meski sebagian besar bukti memperlihatkan bahwa air pernah mengalir di permukaan Mars, masih menjadi teka-teki apakah masih ada air yang mengalir di permukaan planet tersebut ketika ini. Tekanan atmosfer Mars terlalu rendah, sekitar satu per seratus tekanan di Bumi sehingga air sulit berada di permukaannya. Namun ada jalur gelap dan sempit di lereng-lereng Mars yang memunculkan dugaan bahwa ada air yang mengalir tiap demam isu semi.
Mars Memiliki 2 Wajah
Para peneliti semenjak usang bertanya-tanya mengapa dua sisi Planet Mars mempunyai perbedaan yang mencolok? Belahan utara Mars sanggup dikatakan datar dan berupa dataran rendah, bahkan termasuk salah satu permukaan paling datar, paling halus di tata surya. Kondisi itu barangkali terbentuk oleh air yang diduga pernah mengalir di permukaan planet merah. Sementara itu, kebalikannya, belahan selatan Mars mempunyai permukaan yang terjal, berkawah, dan sekitar 4 km hingga 8 km lebih tinggi dibanding belahan utara. Bukti-bukti terkini memunculkan asumsi bahwa perbedaan antara sisi utara dan selatan Mars itu diakibatkan oleh kerikil raksasa dari ruang angkasa yang menghantam Mars pada masa lalu.
Kehidupan Di Bumi Berawal Dari Mars
Meteorit yang ditemukan di Antartika dan berasal dari Mars terlempar dari planet merah akhir goresan kosmis mempunyai struktur serupa dengan batuan yang dihasilkan mikroba di Bumi. Meski penelitian lebih jauh memperlihatkan bahwa struktur itu terbentuk alasannya proses kimia dan bukan biologi, perdebatan mengenai Mars sebagai asal-usul kehidupan di Bumi masih berlanjut. Beberapa orang masih memegang teori bahwa kehidupan di Bumi berasal dari Mars, dan terbawa ke Bumi bersama meteorit.
Manusia Hidup Di Planet Mars
Untuk menjawab apakah kehidupan pernah ada atau masih ada di Mars, barangkali insan perlu pergi ke sana dan mencarinya sendiri. Pada tahun 1969, NASA pernah merencanakan misi berawak ke Mars pada tahun 1981 dan membangun stasiun permanen di sana tahun 1988. Namun perjalanan antarplanet itu ternyata menghadapi tantangan ilmiah dan teknologi yang tidak kecil. Para ilmuwan harus mengatasi aneka macam dilema perjalanan antarplanet, menyerupai makanan, air, oksigen, efek gravitasi mikro, kemungkinan radiasi yang berbahaya, dan kenyataan bahwa astronot yang pergi ke sana akan berada jutaan kilometer dari Bumi sehingga tidak gampang untuk menerima pinjaman jikalau terjadi sesuatu. Selain itu, mendarat, bekerja, dan hidup di planet lain kemudian kembali ke Bumi bukan kasus mudah.
Meski begitu, banyak peneliti yang ingin melaksanakan misi itu. Tahun ini, enam sukarelawan hidup terisolasi seolah sedang berada dalam wahana ruang angkasa selama 520 hari dalam proyek yang disebut Mars500. Simulasi penerbangan ruang angkasa terlama ini bertujuan untuk memalsukan perjalanan ke Mars. Banyak sukarelawan bahkan bersedia diterbangkan ke Mars meski kemungkinan tidak sanggup kembali. Berbagai planning juga dibuat, contohnya dengan mengirimkan mikroba pemakan kerikil terlebih dahulu, sebelum insan didatangkan. Teka-teki mengenai apakah insan akan pernah menjejakkan kaki ke Mars memang masih tergantung pada alasan, mengapa kita harus mencoba menjelajahi planet merah itu
Kehidupan Di Planet Mars
Wahana pertama yang berhasil mendarat di Mars, Viking 1 milik NASA, memunculkan teka-teki yang masih misterius ketika ini: Adakah bukti kehidupan di Mars? Viking yaitu wahana yang secara khusus ditugaskan untuk mencari kehidupan di Mars, dan apa yang ditemukan masih menjadi perdebatan hingga hari ini. Wahana itu telah menemukan adanya molekul organik menyerupai metil klorida dan dichloromethane. Walau demikian, senyawa-senyawa itu sanggup jadi merupakan kontaminasi dari Bumi yang terbawa ketika wahana bersiap meluncur di Bumi. Permukaan Mars sendiri sangat tidak dekat bagi makhluk hidup dalam hal suhu yang sangat rendah, radiasi, kondisi kering, dan faktor-faktor lain.
Walau begitu, ada makhluk-makhluk hidup yang sanggup bertahan di lingkungan ekstrem di Bumi, menyerupai di Lembah Kering Antartika yang hambar dan kering, atau wilayah amat kering di Gurun Atacama di Cile. Secara teori, selalu ada kehidupan, menyerupai ada air dalam bentuk cair di Bumi. Kemungkinan pernah adanya lautan di Mars memunculkan pertanyaan apakah pernah ada kehidupan di sana. Bila ada, apakah hingga ketika ini makhluk-makhluk hidup itu tetap eksis? Jawaban atas pertanyaan itu mungkin membantu memperlihatkan sedikit pencerahan terhadap pertanyaan seberapa umumkah kehidupan di jagat raya.
Baca juga Perbuatan Iseng Yang Menyebabkan Bencana
referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Mars
http://sains.kompas.com/read/2011/11/20/05542425/Tujuh.Misteri.Terbesar.Mars?utm_campaign=related&utm_medium=bp&utm_source=news&







Comments
Post a Comment